Tutorial : Konsolidasi Beberapa Sheet Dalam Satu PivotTable

PivotTable dapat melakukan konsolidasi data dari beberapa lembaran kerja atau bahkan dibeberapa file yang terpisah. Dengan kemampuan ini, data yang akan dikelola juga akan semakin besar dan bahkan tidak terbatas.


 

Konsolidasi data dengan menggabungkan beberapa data dalam satu laporan merupakan satu cara untuk menangani data dari banyak sumber. Misalnya; membuat laporan penjualan dari beberapa cabang toko dari berbagai wilayah dan kota kedalam satu laporan. Dengan menggabungkan data ini Anda bisa membuatkan laporan transaksi penjualan perusahaan secara keseluruhannya dalam satu laporan.

Berikut langkah-langkah untuk konsolidasi data kedalam PivotTable:

1. Contoh ini akan membuat laporan bulanan untuk penjualan Cabang; Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya.

2. Download contoh data disini.

3. Buka file, file akan berisi lima lembar kerja; "Cabang Jakarta", "Cabang Bandung", "Cabang Semarang", Cabang Surabaya" dan "Konslidasi". Kita akan membuat Konslidasi baru di lembaran kerja baru.

4. Tekan tombol ALT + D + P

 Tutorial PivotTabel

5. Pilih Multiple consolidation ranges
6. Klik Next

 Tutorial PivotTabel

7. Pilih Create a single page field for me
8. Klik Next

 Tutorial PivotTabel

9. Tempat kursor difield Range kemudian blok rentang area A1:B12 pada lembaran kerja "Cabang Jakarta"

 Tutorial PivotTabel

10. Klik Add
11. Ulangi langkah 11 dan 12 untuk lembaran kerja "Cabang Bandung", "Cabang Semarang" dan "Cabang Surabaya"

 Tutorial PivotTabel

12. Klik Next

Tutorial PivotTabel

13. Pilih New worksheet
14. Klik Finish
15. Maka akan ditampilkan hasil konsolidasi di lembaran kerja baru.

 Tutorial PivotTabel

 

Contoh file untuk tutorial ini bisa didownload disini.

Tags : Excel, Tutorial, PivotTable
Follow Excel Mudah! Anda dapat bergabung dengan komunitas Excel Mudah di Group Whatsapp untuk bertanya dan mendapatkan dukungan atau berbagi tips, triks dan pengalaman. Twitter, Facebook, Telegram, Whatsapp, Youtube
TUJUAN TRAINING: Excel for Excellence Manager didesign untuk membekali para manager dengan teknikal skill Excel yang akan memudahkan para manager mengolah data menjadi informasi yang strategis secara tepat dan mudah serta mandiri.
Follow Excel Mudah! Anda dapat bergabung dengan komunitas Excel Mudah di Group Whatsapp untuk bertanya dan mendapatkan dukungan atau berbagi tips, triks dan pengalaman. Twitter, Facebook, Telegram, Whatsapp, Youtube
Celetuk

Shortcut [CTRL + Y] digunakan untuk redo.

Shortcut [CTRL + Z] digunakan untuk undo.

Shortcut [CTRL + X] digunakan untuk cut.

Shortcut [CTRL + V] digunakan untuk paste.

Shortcut [CTRL + C] digunakan untuk copy.

Kali ini kita belajar tutorial tentang cara mengaplikasikan beberapa fungsi Excel dalam untuk mebuat kode produk, dimana kode produk yang akan kita buat berdasarkan merek produk, category harga dan nomor urut.
Dalam penulisan fungsi dalam rentang data biasanya dituliskan dengan format [sel-1]:[sel-n], dimana sel-1 adalah sel pertama dan sel-n adalah sel terakhir. Ini berlaku dalam satu sheet yang sama. Bagaimana dengan formula untuk menghitung data dalam rentang sheet yang berbeda.
Fungsi IF, fungsi IFS dan fungsi SWITCH mempunyai kemiripan satu sama lain yang terkadang bisa salah dalam memilih formula karena kemiripan tersebut. Pada tulisan kita kali ini kita membahas perbedaan ketiga fungsi tersebut? Sebelumnya bisa dibaca terlebih dahulu tentang fungsi IF, fungsi IFS dan fungsi SWITCH.